Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2012

6 bulan yang sudah berlalu...

6 bulan sudah berlalu, semester kemarin pastinya. semester dimana kewajiban untuk menyelesaikan tugas akhir itu tiba. jreng jreng! setiap kali denger kata skripsi atau TA pasti jantung berdetak 2 kali lebih kenceng atau mungkin itu memang sudah jadi 'mode' untuk membuka topik pembicaraan dengan kami-kami mahasiswa tingkat akhir, sama seperti ketika nanti kami lulus dan mendapat pertanyaan kapan nikah? sudah nikah pun masih ditanya 'kapan punya momongan' oke..this question is like a trending topic in your life, as soon as possible :)). jujur aja, rasanya nggak nyaman. tapi...tidak sepenuhnya ketidaknyamanan ini aku tumpahkan kepada teman-teman, keluarga, maupun sanak saudara yang menanyakan hal itu, tidak lain adalah karena diriku sendiri. kenapa? adalah karena ini kesalahanku sendiri yang menelantarkan tanggungjawab demikian lama. bukan hitungan jam, hitungan hari, atau minggu..tapi ini sudah sampai pada 6 bulan yang terbuang sia-sia. mungkin bukan sia-sia, hanya saja dengan progress yang lamban, sangat lamban! err...apalagi saat temen-temen kita di jaman social media yang menjamur kayak kutu air dan panu ini. mereka gembar-gembor gegalauan yang sama. atau bahkan bersyukur dengan caranya update status tentang jadwal yudisiumnya...dan kita disini nangis dipojokan, ngabisin tisyu,ihik.

sudah sangat banyak orang yang menjadi andalan tempat mengeluh atau jadi 'tong sampah' ku. kasian mereka, dengan masalah mereka masing-masing aku malah merepotkan dengan semua cerita dan keluhan yang memang sepertinya ganggu banget :| senin lalu, setelah 2 minggu dengan suka dan duka di kampung halaman, akhirnya aku kembali ke peradaban, menyelesaikan tanggung jawab yang tertunda. pacarku bilang, 'pasti kekejer kok yang' setiap kali aku nangis bombay cerita tentang temen-temen yang perjuangannya super duper maksimal buat nyelesein skripsi. sedangkan akuuu? masih duduk manis sambil nulis postingan baru di blog #eh.

selalu termenung ketika mengingat 6 bulan yang sudah berlalu itu, satu semester...berlalu begitu saja... *gelesotan* tapi....alangkah baiknya jika tidak hanya menjadi sekedar keluhan, tapi diikuti aksi nyata tanpa banyak mengeluh yang ujung-ujungnya malah merepotkan orang lain, brace yourself cha! ^^

Jumat, 01 April 2011

obrolan tengah malam

Tau nggak kenapa sekarang gw jadi anak gaul?
mungkin pas masa2 konsepsi cikal bakal gw emang udah gaul gila :D

obrolan diantara mereka, ternyata waktu itu udah ada gadget secanggih Blackberry dan mereka pun BBMan
; sebut saja X dan Y

X: bro, lo dimana?
Y: masih dijalan,kenapa?
X: gw lg nongkrong nih di starbucks tuba falopii, jemput ya!
Y: sorrry ya klo lama, ini gw masih di epididimis, isi bensin.
 

hahhahaha. temen gw dikasih jokes macam begitu udah ngakak2 sampe nangis,parah!
kuliah terakhir hari ini-bahasan tentang respon seksual. Dan kelas pun menjadi ramai sodara-sodara,pada nanya sana sini termasuk ke gw #seriusan. Padahal ini kelas isinya 90% cewe, sisa 3 pria termasuk 1 dosen kami tercinta kok masih juga brisik ya? Well, seru juga discuss masalah kayak gini sama temen-temen, serasa ada wadah formal yang dilegalkan membicarakan hal tersebut tanpa bisik-bisik *gubrak*. Heran, ternyata banyak yang belum paham urusan ini. Hmm...pendidikan seks di Indonesia memang dianggap masih tabu. padahal diam-diam penting juga belajar tentang hal ini. So, ubah mindset...dan ambil sebanyak-banyaknya ilmu yang bermanfaat yah, keep learning friends.. :)


Senin, 07 Maret 2011

PENOLONG YANG TERSAKITI

Judulnya naas bgt, mungkin bakalan bagus klo dibikin judul sinetron silat abal-abal di tv..haha.
tulisan ini diilhami kuliah konseling hari ini. Tadi pembahasannya masih seputar pengantar konseling dan helping method dan batasan-batasan konseling.Pengertian konseling sebenernya macem-macem,diantaranya menurut Rogers (1971) mengartikan hubungan membantu sebagai suatu hubungan, yang sedikitnya satu dari pihak terkait mempunyai tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan,perkembangan,kedewasaan,dan juga peningkatan fungsi serta kemampuan untuk menghadapi hidup yang lebih baik dari pihak yang lain itu.dan tujuan utama dari konseling adalah mendapatkan kondisi-kondisi yang memudahkan perubahan secara sadar ~ hak-hak individu untuk membuat pilihan secara mandiri. jadi intinya, konselor itu cuma memberikan alternatif buat klien supaya klien bisa menemukan alternatif penyelesaian masalah yang sedang dihadapinya. hubungan yang dibangun harus seimbang, dua-duanya punya posisi yang setara.

masalahnya, klo kita nggak menguasai teori-teori terkait,batasan, dan metode buat konseling hasilnya nanti bukan solusi, malah menyakiti. 
misal, pernah nggak temen-temen ngerasa orang yang kita curhatin nggak ngasih saran yang pas, dibawah ekspektasi (harapan) kita, atau malah jawabannya bikin sakit hati.nah itu namanya menolong yang menyakiti.Klo masalah yang ini sih, biasanya disadari sama yang ditolongnya (helpee), klo yang nolong (helper)nya sih..belum tentu sadar..haha.Gawatnya, gimana klo yg mau nolong malah yang tersakiti ini yang dosenku tadi sebut dengan penolong yang tersakiti. sadar nggak sadar....sekarang atau nanti setelah aku atau temen-temen calon konselor ini jadi konselor beneran bakal nemuin masalahnya helpee yang ternyata pernah kita rasain, atau bahkan sedang kita rasain. yang ada kita jadi mengasihani diri sendiri, jadi subjektif gara-gara kita malah proyeksiin masalah kita ke klien. dan akhirnya kita yang merasa butuh pertolongan "hallo, ternyata saya juga butuh pertolongan!" hahaha.Ada juga  konselor jatuh cinta sama klien atau sebaliknya,who knows? :p tandanya kita beneran manusia..punya naluri dan subjektivitas yang tinggi. karena objektivitas itu sendiri adalah subjektivitas *bikin bingung*

Itulah tanggung jawab profesi, bahkan konseling itu sendiri bagian dari 'seni' jadi nggak melulu teori itu saklek dan persis sama yg kita temuin di kehidupan nyata...kayak yang baru aja aku rasain, niatnya menghibur dan menyemangati teman yang 'sepertinya' butuh disemangati, ternyata...dia bilang teorinya itu gampang,bla..bla..bla..makanya, daripada jadi penolong yang tersakiti, mendingan aku banyak belajar lagi tentang ini. Mamahku juga pernah bilang "jangan terlalu baik sama orang, kamu bukan pahlawan". Itu jadi pertimbangan buatku membatasi diri buat memilah-milah mana yang akhirnya menjadikanku sebagai penolong yang bahagia dengan cara yang tepat atau menjadi penolong yang tersakiti?pilihan ada di tanganku sendiri :)

oia, satu lagi, yang masih bisa dikonseling itu yang masalahnya masih mild, ringan dan belum bersifat patologis.so, klo mau jadi subjek latihan konseling saya harap menjadi catatan yah :)


Kamis, 23 Desember 2010

revisi,revisi,revisi...

pas banget ngomongin revisi sekarang.dekat dengan UAS, berarti dekat dengan pengumpulan tugas-tugas pra UAS dan akhir dari revisi-revisi laporan-laporan praktikum itu.laporan yang penuh perjuangan,penuh coretan merah disetiap revisi :D.menilik kebelakang..mengingat setiap proses yang harus dijalani untuk sampai ke laporan final yang licin ini, asistensi berkali2,siang malam depan laptop sampai sakit pinggang *lebay. Awalnya memang aku sepelekan, tidak lama kemudian....rasakan itu ocha :p.

Revisi-revisi itu sperti proses pembelajaran dalam kehidupan bagiku. Banyak hal yang harus aku perbaiki jika ingin hidup jadi lebih berkualitas. Aku belajar banyak hal (semoga). aku berharap menjadi manusia yang lebih baik, amin :) seperti dalam proses revisi dinamika psikologis. tidak mudah memahami perilaku orang lain, bahkan prilaku diri sendiri, ZZzzzZzzZ...=.=  berkali- kali berusaha menemukan kalimat yang tepat untuk diamika psikologis. kuanggap seperti berusaha memahami diri sendiri dengan baik. menemukan nilai-nilai positif dan negatif yang ada dalam diriku sendiri. well, akhirnya revisi itu selesai hari ini. ada kepuasan tersendiri ketika berulang kali memastikan bahwa itu adalah hasil kerjaku yang maksimal. horeeeeeeeeeeeee \^.^/ . lalu sedikit melamun waktu duduk di pendopo kampus, sambil bergaya filsuf, duduk bersandar dagu *lebay lagi :D " semoga hidupku esok hari jadi lebih baik karna aku sudah lebih mengenal diriku..."


Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. 
(QS. Al-Ashr 1-3)


semoga kita semua bisa belajar dari kesalahan yang pernah menjadi bagian dari masa lalu kita dan berusaha menjadi individu yang lebih baik setiap hariiii...semangat! :)

Sabtu, 11 Desember 2010

surat cinta untuk kampusku

hampir separuh hari kami habiskan di sini, dalam rentangan waktu..
sepanjang hari ditempat yang sama
dengan cerita yang beraneka warna, sedih, suka...
semuanya kubagi, kadang tanpa kecuali

sehari, dua hari...3 tahun menjelang
aku disini menjadi diriku
aku disini belajar menjadi aku
bersama, seindah ini..dalam dinamika kehidupan mahasiswa

dosen, staff, asdos, dan sahabat2ku tersayang
tanpa kalian aku bukan siapa2...
mungkin tak dianggap, pasti tak telihat
ramah, marah, canda, kadang tak sesuai porsi
tapi itulah kami...dengan hidup seindah ini

tugas, laporan, BEM,kantin, datang terlambat, kalian bukan pemain cadangan.
kalian penyokong keberhasilanku
meski kadang terabaikan
tapi tak mungkin hilang dari pikiran

1,2,3..cukup dalam hitungan tahun itu aku disini
untuk kehidupan seindah ini
aku, kami, dan kita semua tak akan lupa tempat ini
kemanapun aku melangkah, namamu tersimpan jauh disanubari, almamaterku...

*especially for my campus and all part of that place...