Hallo, Januari.
this month is almost end but the story has just begun *wink*
((2014)) a year without writing in this account.
alamak lamanya, setahun lho itu...entah kemana Rosa yang katanya hobi nulis itu :))
and now She's back. Mungkin ceritanya masih (agak) nggak penting atau nggak penting beneran..tapi yang punya blog (ceritanya) sedang berusaha buat menghidupkan lagi hobi nulisnya..karena dia merasa bahwa menulis pernah jadi media katarsisnya. pernah jadi media self healingnya. hahah.
Jadi...
Selamat datang 2015
Selamat menulis lagi, Rosa.
semoga ada banyak cerita bahagia yang bisa dibagikan tahun ini. aamiin.
Rabu, 28 Januari 2015
Jumat, 29 Maret 2013
DRUPADI
Drupadi Mencari Menunggu Cinta
Kenapa harus drupadi yang mencari cinta?
Mengapa bukan arjuna? ‘sang
playboy cap wayang’ yang gagah perkasa nan sakti mandraguna, belum lagi
wajahnya yang tampan seantero jagad bumi kurawa. Yang menarik adalah ‘pencarian
cinta’-nya drupadi. Dewi cantik yang satu ini boleh dibilang tak jauh beda
dengan kita yang katanya kelewat modern. Toh dia juga manusia-berwujud
wayang-yang punya hati, rasa, dan jiwa yang terintegrasi kuat dalam
kepribadiannya yang sering digambarkan pak dalang dengan kelembutan dan
keanggunannya bak bidadari dari kahyangan. Mungkin kepribadiannya cukup, bahkan
lebih untuk untuk menarik perhatian ksatria manapun dari negeri mahabrata atau
ramayana. Tapi ternyata sang dewi tidak dapat tak merasa mendapatkan apa yang dia
inginkan, cinta yang sebenarnya ingin sekali dia cari. Tentu saja, karena
layaknya seorang dewi, dia berada di dunia yang sangat dibatasi oleh norma,
aturan, dan tuntutan ke-dewi-annya yang membuatnya tak bisa melanglang buana
atau membahana angkasa raya seperti yang bisa dilakukan para ksatria di dimensi
itu. “Apalah daya”, mungkin itulah alasannya. Poor you-malangnya kau drupadi.
Dalam segala keterbatasannya,
bagaimanapun itu drupadi tak bisa mancari cinta. Akhirnya arjunalah yang diceritakan menemukan drupadi, kemudian
menjadikannya istri-entah yang keberapa. Seandainya drupadi tidak terkungkung
dalam ke-dewi-annya, mungkin drupadi lah yang akan menemukan arjuna kemudian
mengungkapkan cinta yang telah lama ia simpan dalam relungnya, yang sudah membuatnya
gundah gulana dalam perasaan, jiwa dan fisiknya yang terkungkung. Tapi apalah
daya pak dalang tak boleh menyalahi pakem pewayangan. Salah-salah yang terjadi
bisa seperti cerita segi tiga emas yang diceritakan Seno Gumilar dimana
tokoh-tokoh pewayangan yang sakti itu melewati dimensi sampai akhirnya mendarat
ke abad 21. Gawat tentunya, pasti akan lebih banyak lagi wanita yang jatuh hati
pada arjuna. Dan akan lebih banyak lagi wanita yang desperate gara-gara tak
bisa mengungkapkan perasaannya pada arjuna karena dalam pakemnya para wanita
tak boleh mengungkapkan lebih dulu. “Apa jadinya dunia ini jika para wanitanya
desperate, jadi kembalilah kau arjuna ke duniamu, please, aku mohon dengan
sangat, demi dunia ini”.
Satu bukti lagi bahwa sampai dunia pewayangan-pun
mengimbas gender kepada kita yang hidup di abad 21, yang notabene terpaut ruang
dan waktu yang sulit, bahkan mustahil untuk bisa dihubungkan dengan teknologi
secanggih apapun. Seorang drupadi tak bisa mencari cinta karena memang pakemnya
seperti itu. Yang bisa ia lakukan hanyalah menunggu seorang ksatria yang akan
menyuntingnya, memperistrinya kemudian diboyong ke negeri sang ksatria.
Berdoalah drupadi semoga arjuna segera menemukanmu, dan dunia tak akan
menyebutmu perawan tua. That’s all that you can do.
Kalau boleh penulis berpendapat, tidak
setiap wanita yang memperjuangkan hak kaumnya lantas disebut feminis. Juga tak
semua wanita bisa menjadi seperti Gadis Arivia yang konsisten di jalannya atau
aktivis emansipasi wanita lain yang tampaknya masih kontroversial. Tapi
setidaknya kita punya seorang wanita segigih R.A. Kartini yang ingin menyamakan
hak laki-laki dan perempuan dalam pendidikan atau perjodohan, meskipun beliau
sendiri tak berdaya ketika dijodohkan.
Tapi bagaimanapun, wanita tetaplah wanita.
Senin, 31 Desember 2012
Seandainya boleh memilih.
Ini khusus diperuntukkan
bagi para ukhti dan akhi yang sedang risau tentang orang terpilihnya, baik yang
sudah menemukannya atau yang sedang mencarinya.
Mengapa ini menjadi penting?
Sebenarnya penting atau tidaknya sesuatu menjadi sangat relatif. Tapi karena
orang tersebut adalah orang yang akan menemani sisa kesempatan kita untuk
melewati hidup ini, mengikat janji mitsaqon ghalidha-sekuat perjanjian Allah
SWT dengan rasul-Nya-dan menggenapkan setengah dien kita, maka saya yakin sebagian
besar-meskipun tidak dapat dikatakan 100%- dari kita akan menganggapnya
penting. Oleh karena itu perlu trik khusus dalam menyikapinya. Tapi
kemudian sebagai bentuk anugerah-Nya
kepada hambanya, kita tak perlu repot-repot memilih siapakah yang akan menjadi
pendamping kita. Dalam Al-quran ‘kitab terkomplit sepanjang jaman’,Al
Qashash:68 “Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan
memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan Maha
tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)”
Bila Allah telah menentukan sesuatu atas kita, maka
manusia tidak dapat memilih yang lain lagi, yang bisa kita lakukan adalah
menaati dan menerima apa yang telah ditetapkan-Nya.
Ternyata
sejak kita menerima ‘tawaran’ untuk hidup di dunia maka Allah telah menentukan
garis hidup kita dalam lauful mahfudz. Suatu ketentuan yang tidak dapat
dirubah, kecuali atas kuasa-Nya.Termasuk soal per-jodoh-an. Siapa dia, kapan
dan dimana kita akan bertemu dengannya, bagaimanakah rupa wajahnya,
pekerjannya, keluarganya, keshalihannya, semua sudah tercatat rapi dalamnya.
Tak heran kalau orang tua pendahulu kita berslogan ‘kalau jodoh takkan kemana’,
karena ternyata slogan itu banyak benarnya. Sepeti juga takdir kematian, ke
ujung dunia sekalipun, kalau memang sudah jodoh, pasti akan bertemu.
Yang
menjadi sedikit rumit adalah proses menuju ke pertemuan tersebut. Sebelum kita
bertemu ‘orang terpilih’ tersebut, tentunya kita akan lebih dulu bertemu dan
mengenal banyak orang selain dia. Dan ketika kemudian salah satu diantaranya
‘menarik’ bagi kita-meskipun tidak secara fisik tapi lebih kepada keshalihan
yang tampak dari sikap dan penampilannya yang menyiratkan ketaatan-seperti yang
diungkapkan Salim A. Fillah dalam ‘nikmatnya pacaran setelah pernikahan’(kalau
boleh penulis menyarankan, buku ini cocok untuk ukhti dan akhi yang sedang
menantikan ‘orang terpilih’ atau bagi yang sudah menemukannya). Adalah suatu
fitrah ketika ketertarikan itu ada, tak perlu risau atau gundah. Lalu kemudian
kita akan bertanya pada diri kita"diakah jodohku?”apalagi ketika menemukan
adanya figur seseorang pendamping ada pada orang tersebut, atau boleh dibilang
cocoklah dengan kriteria kita. Jawabannya tentu saja belum tentu, karena hanya
Allah lah yang mengetahuinya. Tapi boleh jadi kita menganggap bahwa orang
tersebut adalah yang terbaik bagi kita. Padahal apa yang terbaik menurut kita
belum tentu terbaik menurut Allah, hanya Dia lah yang Maha Mengetahui.
Pada
akhirnya yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu saat itu tiba, meskipun dalam
masa tunggu itu hati kita akan sibuk menebak-nebak setiap orang yang menurut
pemikiran dan anggapan subyektif kita adalah yang terbaik. Tapi bersabarlah
karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
Teruntuk yang sedang menunggu ‘orang terpilih’.
Bagi yang telah menemukannya, yakinlah beliau yang terbaik
yang telah Allah pilihkan untuk kita.
And
for myself*ini tulisan kakakku..bukan tulisanku..klo ketauan..pasti ditabok :p
Minggu, 23 Desember 2012
Hallo Mamah, Hallo Bapak :D/
well well well, sekarang hari ibu...dari kemarin juga udah banyak yang gembar gembor begitu..
honestly, aku lupa sih sebenernya klo media nggak ngingetin kalo ini hari ibu,mehehe. tapii..berhubung udah tau dan inget, akhirnya tadi pagi langsung telpon mamah
mamah masih lucu..masih ketawa ketiwi klo dikasih ucapan ini itu.
mungkin keluarga kamu nggak romantis, eh romantis bukan ya namanya..pokoknya ga gitu kepengaruh banget sama budaya masa kini (ciailah masa kini :v ).
waktu dikasih ucapan selamat hari ibu mamah bilang, mana kadonya? wkwk, mamah masih lucu, dan aku bersyukur :)
"kamu lebih deket sama siapa, mama/papa, ibu/bapak, abi/umi?"
pasti suatu kali pernah ada pertanyaan kayak gini..sebenernya aku deket sama dua-duanya..dua-duanya punya cara masing-masing buat nunjukin rasa sayang...
daaaaan...
iseng-iseng mau mensyukuri, emmm..mensyukuri kok iseng2 --"
maksudnyaaaa..mau mengingat kebiasaan bareng mamah atau bapak juga, yang mungkiiin..nggak semua anak seberuntung aku buat punya momen-momen berharga kayak gini..
bareng mama...
paling sering ngajakin curhat klo nggak di dapur ya dikasur :))
kalo tau anaknya murung, bete, atau ngambek2 pasti diajakin masak bareng atau kelon2an..sama-sama hobi belanja..nomer satu kalo jagain aku pas sakit, ga pernah tega anaknya kurang uang saku..dan selalu ngajarin anaknya jadi anak mandiri..kalo pengen sesuatu, ya kamu harus melakukan sesuatu dulu..ah sesuatu, gitu pokoknya :))
kalo bapak, istimewa, selalu punya tempat istimewa di hati <3
nomer satu adalah perhatian..sampe nomer terakhir pun perhatian. bapak selalu melakukan hal2 bersama kami dengan penuh perhatian..
bayabgin, udah segede ini..mau balik merantau aja pastii dianter ke terminal, pasti dianter sampe bus, dan pasti ditungguin sampe bus berangkat.
ngingetin jangan telat makan, bahkan di Cirebon sana hujan aku di sini diingetin jangan lupa tidur pake selimut.
bedanya..bapak itu lebih blak2an. lebih ekspresif mengungkapkan sayang, bapak itu..cowok romantis..kalo mamah..gengsii..hihi :***
yah..nangis kan, beneran ngetiknya sambil berurai air mata, air mata bahagia..he..
sampai kapanpun..bagi mereka, aku adalah putri kecilnya..yang dulu beliau gendong, hingga mungkin nanti anak-anak kami, beliau gendong juga...
semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan..agar anak-anak kami juga bisa merasakan hangatnya pelukan dan usapan lembut dari Ayahanda dan Ibunda tersayang...
honestly, aku lupa sih sebenernya klo media nggak ngingetin kalo ini hari ibu,mehehe. tapii..berhubung udah tau dan inget, akhirnya tadi pagi langsung telpon mamah
mamah masih lucu..masih ketawa ketiwi klo dikasih ucapan ini itu.
mungkin keluarga kamu nggak romantis, eh romantis bukan ya namanya..pokoknya ga gitu kepengaruh banget sama budaya masa kini (ciailah masa kini :v ).
waktu dikasih ucapan selamat hari ibu mamah bilang, mana kadonya? wkwk, mamah masih lucu, dan aku bersyukur :)
"kamu lebih deket sama siapa, mama/papa, ibu/bapak, abi/umi?"
pasti suatu kali pernah ada pertanyaan kayak gini..sebenernya aku deket sama dua-duanya..dua-duanya punya cara masing-masing buat nunjukin rasa sayang...
daaaaan...
iseng-iseng mau mensyukuri, emmm..mensyukuri kok iseng2 --"
maksudnyaaaa..mau mengingat kebiasaan bareng mamah atau bapak juga, yang mungkiiin..nggak semua anak seberuntung aku buat punya momen-momen berharga kayak gini..
bareng mama...
paling sering ngajakin curhat klo nggak di dapur ya dikasur :))
kalo tau anaknya murung, bete, atau ngambek2 pasti diajakin masak bareng atau kelon2an..sama-sama hobi belanja..nomer satu kalo jagain aku pas sakit, ga pernah tega anaknya kurang uang saku..dan selalu ngajarin anaknya jadi anak mandiri..kalo pengen sesuatu, ya kamu harus melakukan sesuatu dulu..ah sesuatu, gitu pokoknya :))
kalo bapak, istimewa, selalu punya tempat istimewa di hati <3
nomer satu adalah perhatian..sampe nomer terakhir pun perhatian. bapak selalu melakukan hal2 bersama kami dengan penuh perhatian..
bayabgin, udah segede ini..mau balik merantau aja pastii dianter ke terminal, pasti dianter sampe bus, dan pasti ditungguin sampe bus berangkat.
ngingetin jangan telat makan, bahkan di Cirebon sana hujan aku di sini diingetin jangan lupa tidur pake selimut.
bedanya..bapak itu lebih blak2an. lebih ekspresif mengungkapkan sayang, bapak itu..cowok romantis..kalo mamah..gengsii..hihi :***
yah..nangis kan, beneran ngetiknya sambil berurai air mata, air mata bahagia..he..
sampai kapanpun..bagi mereka, aku adalah putri kecilnya..yang dulu beliau gendong, hingga mungkin nanti anak-anak kami, beliau gendong juga...
semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan..agar anak-anak kami juga bisa merasakan hangatnya pelukan dan usapan lembut dari Ayahanda dan Ibunda tersayang...
| ini lho..mamah sama bapakku :) *ini fotonya waktu kakakku nikahan..bukan waktu mereka nikahan :v |
*ini harusnya jadi postingan kemarin..karena wifi mati lewat jam12 malem jadi deh baru diposting hari ini :))
Rabu, 19 September 2012
bila waktunya tiba :)
bila waktunya tiba
setelah jalan panjang yang kupilih
setelah aku berlari, berjalan, dan berlari lagi
setelah aku banyak diam dan terlalu banyak menerka
kupandangi wajah-wajah itu
melawan mentari, melawan lelahku
mengingat untuk siapa perjuangaku, aku tidak boleh berhenti
akan kunikmati, akan kujalani
tidak ada derita jika tak kubuat dengan tanganku sendiri
tidak ada bahagia yang akan ku dapatkan, tanpa kujemput dengan kakiku sendiri
tidak ada yang sia-sia, tidak akan pernah ada yang sia-sia
tidak ada yang tidak tercatat sebagai benih yang ku tanam, untuk aku nikmati kemudian
terimakasih Tuhan, untuk segalanya..segalanya yang engkau berikan. tidak ada yang sulit, jika Engkau bersamaku. aku percaya.
Kamis, 09 Agustus 2012
mamah feat. skripsi
sebelum offlline dan bobo bobo cantik malem ini, enaknya cerita dulu. lumayan, lagi nggak banyak hiburan.
tadi habis telponan sama mamah. gatau kenapa, tiba2 pengen telpon. lumayan, ada progress skripsi, jadi nggak malu-maluin klo ditanya x_x
malem ini cerita banyak, khususnya tentang skripsi, tentang keluarga, tentang hidup, tentang temen2. macem deh..dari yang baik hati sampai yang nggak berperasaan ~
awalnya..aku ceritanya tentang temen2 kosan yang bakalan wisuda bulan oktober nanti...
aku: "mah, aku lagi males main sama anak2, obrolannya sidang wisuda mulu, minder ah."
mamah: "oh..kamu pingin to? jadi kayak orang mau ngelahirin gitu ya? klo masuk rumah sakit bareng2 pas kontraksi trus ibu2 itu ngelahirin duluan juga rasanya kayak gitu cha... duh rasanya pengen buru2 ngelahirin"aku: "..."
obrolan pun berlanjut.
mamah: "yaudah buat aja dulu kebayanya..kan bahannya udah ada tuh..."aku: "iya sih mah, tapi kan masih januari.."mamah: "iya gapapa, kan badan kamu segitu2 aja..ga melar2 tuh, paling ntar cukup.."aku: "..."
hwwwaaa...mamah emang lucu. bisa diajak ketawa, nangis, berantem #eh
dan setelah nangis2 karena punya masalah sama temen pun jawabannya sederhana, tapi selalu punya tempat untuk bisa aku terima, apapun alesannya :)
dan jawaban mamah dari curhatanku hari ini...
mamah: udah jangan nangis, semua2 itu jangan dibikin stress..
iya sekarang masih muda masih bisa nampung sama mikirin banyak masalah, entar klo udah tua gabakalan sama..udah 'lain''.
misalnya sekarang kamu masih sendiri, ya masalah kamu ya dari kamu sendiri. entar klo udah nikah kan bakalan nambah masalahnya.
aku: lho, jadi nikah itu nambah masalah dong mah?" ._.
mamah: ya enggak lah..cuma kan nikah juga ga melulu seneng2 terus cha...punya anak juga gitu, nongol anak, masalahnya nambah lagi..klo anak sakit ikutan sakit rasanya. apalagi kalo beda pendapat sama anak..klo anak maunya B kita maunya A..."
aku: "oh..kayak aku dong mah? hehe."
mamah: "enggak, anak mamah mah idep idep *(baik-baik) semua"
aku: "horeee eh amin"
dan.. obrolan2 lain di malam ini yang gabisa diceritain :p
selesai telponan nano-nano deh rasanya, minimal malem ini dijamin tidur nyeyak deh :D/
i love you.. mamah <3, i love you skripsi :)))
tadi habis telponan sama mamah. gatau kenapa, tiba2 pengen telpon. lumayan, ada progress skripsi, jadi nggak malu-maluin klo ditanya x_x
malem ini cerita banyak, khususnya tentang skripsi, tentang keluarga, tentang hidup, tentang temen2. macem deh..dari yang baik hati sampai yang nggak berperasaan ~
awalnya..aku ceritanya tentang temen2 kosan yang bakalan wisuda bulan oktober nanti...
aku: "mah, aku lagi males main sama anak2, obrolannya sidang wisuda mulu, minder ah."
mamah: "oh..kamu pingin to? jadi kayak orang mau ngelahirin gitu ya? klo masuk rumah sakit bareng2 pas kontraksi trus ibu2 itu ngelahirin duluan juga rasanya kayak gitu cha... duh rasanya pengen buru2 ngelahirin"aku: "..."
obrolan pun berlanjut.
mamah: "yaudah buat aja dulu kebayanya..kan bahannya udah ada tuh..."aku: "iya sih mah, tapi kan masih januari.."mamah: "iya gapapa, kan badan kamu segitu2 aja..ga melar2 tuh, paling ntar cukup.."aku: "..."
hwwwaaa...mamah emang lucu. bisa diajak ketawa, nangis, berantem #eh
dan setelah nangis2 karena punya masalah sama temen pun jawabannya sederhana, tapi selalu punya tempat untuk bisa aku terima, apapun alesannya :)
dan jawaban mamah dari curhatanku hari ini...
mamah: udah jangan nangis, semua2 itu jangan dibikin stress..
iya sekarang masih muda masih bisa nampung sama mikirin banyak masalah, entar klo udah tua gabakalan sama..udah 'lain''.
misalnya sekarang kamu masih sendiri, ya masalah kamu ya dari kamu sendiri. entar klo udah nikah kan bakalan nambah masalahnya.
aku: lho, jadi nikah itu nambah masalah dong mah?" ._.
mamah: ya enggak lah..cuma kan nikah juga ga melulu seneng2 terus cha...punya anak juga gitu, nongol anak, masalahnya nambah lagi..klo anak sakit ikutan sakit rasanya. apalagi kalo beda pendapat sama anak..klo anak maunya B kita maunya A..."
aku: "oh..kayak aku dong mah? hehe."
mamah: "enggak, anak mamah mah idep idep *(baik-baik) semua"
aku: "horeee eh amin"
dan.. obrolan2 lain di malam ini yang gabisa diceritain :p
selesai telponan nano-nano deh rasanya, minimal malem ini dijamin tidur nyeyak deh :D/
"time goes too fast...tapi semua akan tiba masanya, karena kebahagiaan akan datang bagi mereka yang berjuang untuk menjemputnya"
Jumat, 29 Juni 2012
Tuesdays with Morrie
" Hidup merupakan rangkaian peristiwa menarik dan mengulur. Suatu saat kita ingin mengerjakan suatu hal, padahal kita perlu mengerjakan sesuatu yang lain. Ada sesuatu yang membuat kita sakit, namun kita tahu bahwa seharusnya tidak demikian. Kita menerima hal-hal tertentu secara begitu saja, bahkan meskipun kita tahu bahwa seharusnya kita tidak pernah menikmati sesuatu secara cuma-cuma."
(The Tension of Opposites-Tuesdays with Morrie, 14)
"Kadang-kadang kita tak boleh percaya pada apa yang kita lihat, kita harus percaya kepada yang kita rasakan. Dan jika kita ingin orang lain percaya kepada kita, kita harus merasa bahwa kita dapat mempercayai mereka juga-bahkan meskipun kita sedang dalam kegelapan. Bahkan ketika kita sedang terjatuh."
(Trust-Tuesdays with Morrie, 65)
"Kadang-kadang kita tak boleh percaya pada apa yang kita lihat, kita harus percaya kepada yang kita rasakan. Dan jika kita ingin orang lain percaya kepada kita, kita harus merasa bahwa kita dapat mempercayai mereka juga-bahkan meskipun kita sedang dalam kegelapan. Bahkan ketika kita sedang terjatuh."
(Trust-Tuesdays with Morrie, 65)
Sabtu, 16 Juni 2012
Rabu, 13 Juni 2012
Selasa, 12 Juni 2012
deine Freundin
meski tidak pernah rela
meski ingin aku berkata, sudah, kamu denganku saja
dan semua berujung pada kata percuma
"aku tak ingin dengan siapa siapa"
tapi nanti...aku percaya,
dia, kekasihmu...
kutitipkan doa, dia, bahagia denganmu
yang menjadi penggantiku, menjadi yang terakhir bagimu (semoga)
tempat curahan sayangmu, seperti yang pernah menjadi milikku, dulu
membuatkanmu kopi susu yang lebih sempurna
menyambut pagimu dengan panggilan sayang, cinta
tidak merepotkan malam-malammu dengan rengekan dan tangisannya
dan mendampingimu disetiap kau membutuhkan pelukan hangatnya
tapi nanti...aku percaya,
Aku akan melalui suatu keadaan dimana merelakanmu adalah ikhlas yang Tuhan ajarkan padaku...
Senin, 28 Mei 2012
10.53
malam ini aku masih terjaga
bukan habiskan waktu bersuka cita
entah apa yang mengawang begitu dalam... aku tak kosong, ya, aku masih dalam sadarku
diam, masih diam
jika kejenuhanku dapat kau baca
mungkin ia usang berjelaga
aku bukan siapa-siapa, bukan yang ingin kau lihat senyumannya
aku tak mengenalmu, bahkan dalam seberkas kata
diam, masih diam
mataku masih terpaku pada sosok asing yang tak bersuara
hening, hanya tergambar dalam lelah di sudut matanya
tapi aku bukan siapa-siapa, bukan yang kau tunggu kedatangannya..
bukan habiskan waktu bersuka cita
entah apa yang mengawang begitu dalam... aku tak kosong, ya, aku masih dalam sadarku
diam, masih diam
jika kejenuhanku dapat kau baca
mungkin ia usang berjelaga
aku bukan siapa-siapa, bukan yang ingin kau lihat senyumannya
aku tak mengenalmu, bahkan dalam seberkas kata
diam, masih diam
mataku masih terpaku pada sosok asing yang tak bersuara
hening, hanya tergambar dalam lelah di sudut matanya
tapi aku bukan siapa-siapa, bukan yang kau tunggu kedatangannya..
Minggu, 27 Mei 2012
berhenti, saatnya berhenti.
kau bilang berbincang denganku sudah tak menarik lagi
kau bilang bosan dengan segala sapaan lucu yang buat kita tertawa
kau bilang jenuh dengan apa yang kusebut bahagia
dan kau benar-benar menghilang perlahan, seiring kulepas indah persona
jiwa, inginku terang berjalan dalam mimpi yang kugantungkan
tapi ia meredup mati, jauh terkubur bersama arogansimu yang selalu kau banggakan
tak cukup hati lenteraku menerangi jalan yang kucari sendiri, terseok dalam lumpur kesia-sian
kini hatiku siap kau tinggalkan, kapanpun kau mau, kapanpun kau inginkan.
*karena aku lelah..menjadi yang tak lagi kau inginkan.
Sabtu, 31 Maret 2012
Kamis, 15 Maret 2012
6 bulan yang sudah berlalu...
6 bulan sudah berlalu, semester kemarin pastinya. semester dimana kewajiban untuk menyelesaikan tugas akhir itu tiba. jreng jreng! setiap kali denger kata skripsi atau TA pasti jantung berdetak 2 kali lebih kenceng atau mungkin itu memang sudah jadi 'mode' untuk membuka topik pembicaraan dengan kami-kami mahasiswa tingkat akhir, sama seperti ketika nanti kami lulus dan mendapat pertanyaan kapan nikah? sudah nikah pun masih ditanya 'kapan punya momongan' oke..this question is like a trending topic in your life, as soon as possible :)). jujur aja, rasanya nggak nyaman. tapi...tidak sepenuhnya ketidaknyamanan ini aku tumpahkan kepada teman-teman, keluarga, maupun sanak saudara yang menanyakan hal itu, tidak lain adalah karena diriku sendiri. kenapa? adalah karena ini kesalahanku sendiri yang menelantarkan tanggungjawab demikian lama. bukan hitungan jam, hitungan hari, atau minggu..tapi ini sudah sampai pada 6 bulan yang terbuang sia-sia. mungkin bukan sia-sia, hanya saja dengan progress yang lamban, sangat lamban! err...apalagi saat temen-temen kita di jaman social media yang menjamur kayak kutu air dan panu ini. mereka gembar-gembor gegalauan yang sama. atau bahkan bersyukur dengan caranya update status tentang jadwal yudisiumnya...dan kita disini nangis dipojokan, ngabisin tisyu,ihik.
sudah sangat banyak orang yang menjadi andalan tempat mengeluh atau jadi 'tong sampah' ku. kasian mereka, dengan masalah mereka masing-masing aku malah merepotkan dengan semua cerita dan keluhan yang memang sepertinya ganggu banget :| senin lalu, setelah 2 minggu dengan suka dan duka di kampung halaman, akhirnya aku kembali ke peradaban, menyelesaikan tanggung jawab yang tertunda. pacarku bilang, 'pasti kekejer kok yang' setiap kali aku nangis bombay cerita tentang temen-temen yang perjuangannya super duper maksimal buat nyelesein skripsi. sedangkan akuuu? masih duduk manis sambil nulis postingan baru di blog #eh.
selalu termenung ketika mengingat 6 bulan yang sudah berlalu itu, satu semester...berlalu begitu saja... *gelesotan* tapi....alangkah baiknya jika tidak hanya menjadi sekedar keluhan, tapi diikuti aksi nyata tanpa banyak mengeluh yang ujung-ujungnya malah merepotkan orang lain, brace yourself cha! ^^
Sabtu, 28 Januari 2012
280112
setiap detik yang kau sisakan malam ini
seperti sepotong cerita tanpa akhir
seperti angin yang menghempas rindu
membawa jauh anganku dari penawar lara hatiku
baru sebentar rasanya
tapi aku sendiri..dan kamar ini menjadi terlalu sempit
aku tersudut oleh rindu, seperti hari-hari kemarin
semoga kau akan segera mengerti ketika kau terjaga nanti..
~280112~
Jumat, 23 Desember 2011
Kelapangan Hati
Suatu pagi seorang murid datang kepada guru spiritualnya. “Guru, ijinkan saya bunuh diri. Saya sudah tidak kuat lagi menahan derita hidup. Saya berpikir tidak ada gunanya lagi bertahan hidup jika orang-orang yang paling dekat sekalipun selalu mencemooh dan menyalahkan setiap langkah saya. Sepertinya tidak ada lagi kebenaran yang tersisa dalam diri saya.”
Mendengar curhat murid yang tidak biasanya ini, sang guru agak terperanjat juga. Ia tidak menduga jika muridnya sudah sampai pada pikiran dan sikap putus asa. Setelah terdiam sejenak, sang guru minta ijin masuk ke dalam rumah. Tak lama kemudian, sang guru kembali ke ruang tamu dengan membawa segelas air putih dan semangkok garam plus sendoknya. “Wahai muridku, tolong kau ambil sesendok garam ini lalu kau
masukkan kedalam gelas, dan aduklah agar segera larut. Setelah itu minumlah,” kata sang guru mengagetkan muridnya. Sang murid pun segera mengikuti perintah tersebut. “Seperti apa rasanya nak ?,” tanya guru lebih lanjut. “Waduh, pahit sekali guru,” jawab sang murid sambil menyemprotkan air ke arah gelas yang dipegangnya.
Mendengar jawaban itu, sang guru tersenyum dalam hati. “Sekarang, ikutilah saya,” pinta sang guru kepada muridnya sambil berjalan menuju telaga tak jauh dari rumahnya. Muridnya kembali diminta mengambil sesendok garam yang ia bawa untuk dimasukkan ke dalam telaga, sembari diminta untuk mengaduknya dengan bambu yang tergeletak di tepiannya. Beberapa saat setelah air kembali tenang, sang murid
diminta mengambil air dengan gelas yang sama untuk diminum.
“Seperti apa rasanya nak ?,” guru bertanya untuk kedua kalinya. “Alhamdulillah segar sekali,” ujar sang murid sumringah. “Nak, apa yang membuatnya berbeda ? Padahal airnya sama-sama kamu beri sesendok garam,” tanya guru kemudian. “Yang membuat rasanya berbeda adalah wadahnya, guru. Kalau yang di rumah wadahnya gelas, sedang yang di sini wadahnya telaga,” ujar sang murid mantap. “Tahukah kamu akan arti
semua ini ?” tanya guru berikutnya yang dijawab muridnya dengan gelengan kepala.
“Ketahuilah muridku. Garam ibarat persoalan hidup, sedang gelas dan telaga adalah gambaran hati kita. Jika hati kita hanya seluas gelas, maka persoalan hidup yang kecil sekali pun akan terasa begitu pahit. Sebaliknya, jika hati kita bisa seluas telaga, maka berbagai persoalan hidup yang besar dan pelik pun akan terasa ringan. Hati dan perasaan kita senantiasa segar. Hidup pun akan terasa indah”, papar guru berfalsafah. “Lalu bagaimana caranya melapangkan hati kita”, sela sang murid. “Berusahalah untuk selalu menjadi pemaaf, baik bagi kesalahan diri sendiri maupun kesalahan orang lain. Ingat Allah pun Maha Pemberi Ampun.” Sang murid tercenung dengan mata berkaca-kaca. Sambil beristighfar, ia berikrar di hadapan guru untuk tidak lagi berpikir bunuh diri.
dikutip dari :
H.D. Iriyanto (Surat Kabar Harian “REPUBLIKA”, terbit di Jakarta, Edisi 12 September 2007)
selama saya kuliah di fakultas psikologi, sudah 2 kali membuat paper yang berhubungan dengan bunuh diri. setiap kali membahas mengenai tema ini bersama teman-teman sesama mahasiswa psikologi pasti deh ujung2nya "wah ngeri ya..memang ada kenalan yang oernah nyobain bunuh diri?" "jangan ikut2an subjek penelitiannya ya.." dan pertanyaan2 lainnya. bunuh diri memang ngeri ya...setiap orang tau itu. dulu sempat akan membuat tugas akhir tentang bunuh diri..khususnya mengenai analisis faktor penyebab seseorang bunuh diri pada individu yang melakukan percobaan bunuh diri. tapi setelah dimusyawarahkan dengan dosen pembimbing nampaknya topik ini dirasa kurang bijaksana karena akan menguak kembali luka dan traumatic event yang dialami oleh subjek..sehingga nantinya dikhawatirkan hal ini akan memicu keinginannya untuk mecoba hal itu (lagi).
bunuh diri adalah hal yang paling paling paling tidak boleh dijadikan penyelesaikan dari sebuah masalah. yakinlah masih ada banyak jalan karena Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatnya..seperti yang dijelaskan pada kutipan kisah diatas..perluas sudut pandang dan kelapangan hati.. agar masalah yang kita hadapi terasa lebih ringan :)
respect terhadap lingkungan sekitar juga dapat mencegah terjadinya bunuh diri lho...jadi jangan sampai kita tidak menutup mata terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di lingkungan sekitar...dan mempertajam empati kita kepada sesama.
Selasa, 20 Desember 2011
debu...
berikan aku selembar kertas
dan akan kutuliskan untukmu sebuah kalimat
kalimat tentang aku, kamu, dan harapanku
ingin kutuliskan untumu "aku mencintaimu"
berikan aku sebongkah batu
akan kupahatkan namamu "....",
namamu yang ingin kuingat selalu
agar tak lekang dimakan waktu
tapi waktu terus berlalu...
aku masih disini menunggu dalam penantianku
maka berikan aku segenggam debu,
akan kutuliskan untukmu..."aku lelah, lelah menunggu"
maafin aja :)
kemarin baca tweetnya @gadisberjilbabb yang ternyata pas banget sama perasaan waktu itu. dalam hati yang menggadang gadangkan permusuhan tapi nampaknya diam akan lebih baik untuk menyelesaikan semuanya :)
oia, isi tweetnya
"bila orang mengutuk, kita senyum, bila orang fitnah, kita diam, bilang orang minta maaf, maafkanlah..."
well, hidup di rantau itu susah-susah gampang..ini ceritanya curhat, beneran deh. ketika kita ngekos..dan ada anak yang rese sungguh2 bikin males sosialisasi...
aku anaknya rame, suka ngobrol..tapi nggak tau kenapa..mungkin untuk deket sama orang agak susah. apalagi klo udah deket lalu ternyata orang-orang yang udah kita percaya itu malah ngecewain atau nyakitin hati kita..hmm...rasanya mau ngumpet aja dikamar berhari-hari. dan itu kejadian sama akuuuuu...argghhh...kesel nggak sih klo ada orang ngomong di belakang, atau memaki2 di social media padahal kita nggak ngelakuin/ tanpa sengaja ngelakuin hal yang dia maksudkan itu..sabar...sabar...*ngurut dada* dan yang dia omongin itu bisa ngerusak citra positif kita di mata temen-temen yang lain...ya Rabb, maafkanlah hambamu ini. jadi ngomongin orang juga kan *tepok jidat*
ya Allah, maafkanlah mereka..lunakkan hati mereka, dan ingatkan bahwa sikap semacam itu bukanlah pilihan terbaik untuk menyelesaikan masalah..dan buatku, kuatkan aku agar menjadi hambamu yang sabar dan dapat menahan diri untuk kebaikan bersama, amiiiin..
Selasa, 13 Desember 2011
untitled 2
sudahkah kau baca aku?
memahami setiap bait kehidupanku
menandai kata-kata indah tentang cerita kau dan aku
memaknai dan merangkaikannya kembali untuk ku kenang dalam memoriku
waktu berlalu dan kita pun meneruskan cerita ini...
semua terlihat indah, engkau adalah aku, dan aku adalah engkau
tiada yang mampu mengganti selain engkau
bahkan tak ada tanda yang mampu mengganggu fikirku
hingga hari itu ada dalam kehidupanku
seandainya mampu kuhapus kalimat perpisahan itu
akan kulakukan (saat itu)...
tapi tidak untuk hari ini
engkau telah merobek asa yang tersusun rapi
lalu kau pergi, biru...dalam hilang yang kau torehkan di hatiku
biarkan aku di sini saja, tanpa kamu...
biarkan aku menjadi aku lagi, seperti sebelum aku bahagia, lalu terluka karenamu
dan ketika saatnya aku merangkum kehidupanku
aku tak akan menghapusmu
karena aku tau, yang terbaik untukku bukanlah engkau
tapi seseorang yang ada di sampingku (kini)
bingung mau posting apa, tiba-tiba inget puisi ini...puisi yang menurutku ajib banget buat move on. tapi...bukan berati juga puisi ini menggambarkan emosi saat ini ya...ini puisi lawas, yg berhasil disimpan dan diselamatkan oleh seorang sahabat. anggaplah suatu saat...saat kamu bertemu bahagiamu kamu bisa dengan bijaksana menyikapi perasaanmu terhadap orang-orang di masa lalumu. karena tanpa mereka...belum tentu kita bisa sekuat dan setegar hari ini. oke, puisi ini bagus buat move on kawan, sekian. :)
Minggu, 11 Desember 2011
the face that can make me laugh : Troll Face :))
terinspirasi dari nongkrongin tumblr.nya FYM. ada satu muka yang sering banget nongol, setelah cari tau ternyata si muka itu bernama Troll Face. menurut sebuah sumber Troll Face adalah gambar muka (wajah) yang digambar hitam putih ~gede~dan menyeringai nakal. maksud dari gambar ini untuk menggambarkan ekspresi yang membuat saat trolling. nah...gambar ini itu kayak gambaran muka orang yang ketipu atau sengaja marah. biasanya gambar ini nongol di thread atau forum untuk karakter yang usil, nakal, dan ngeselin.
awalnya Troll Face ini terinspirasi atau mulai dikenal dari komik DeviantArt yang diterbitkan pada 19 September 2008 kemudian berkembang dan muncul pada komik-komik 4Chan yang dikenal juga dengan "coolface" setelah kemunculan TrollFace pertama.lalu komik coolface diposting ke Ebaumsworld pada tanggal 30 November 2008 dan definisi "TrollFace pada kamus perkotaan diposting pada tanggal 1 Agustus 2009.
muka-muka macem TrollFace gini sering banget kita temui di Tumblr, Memebase, dan forum-forum lain di dunia maya. untuk informasi lain tentang TrollFace bisa disimak di http://knowyourmeme.com/memes/trollface-coolface-problem
buatku pribadi, gambar ini selain lucu juga ngeselin amit-amit. klo ada orang mukanya dibuat kayak gini pasti ngegemesin pengen nimpuk *ngakak*. boleh nih muka dijadiin desain t-shirt atau merchandise apaan gitu, ntar kubeli deh. oke...buat yang belum tau Troll Face itu yang kayak gimana bisa liat gambar dan video dibawah ini, cekidot! =))
berani coba pasang muke begini depan polantas? problem? wkwkwkwk
okeee...atau ada yang mau mantengin gambar2 lain tentang trollface?
coba buka : http://trollfacecomic.com/ atau http://fuckyeahtrollface.tumblr.com/
note: berhubung si trollface ini kadang agak sarkas dan hmm... dewasa...sebaiknya tidak untuk konsumsi hiburan anak-anak dibawah umum.
sekian, happy laughing! :p
Langganan:
Postingan (Atom)









